logo PP Taruna Paren

Pondok Pesantren Taruna

Nurus Sholeh Paren

HAB ke-80, Kemenag Kabupaten Semarang adakan Jalan Sehat

Kemenag Kabupaten Semarang sukses menggelar Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 di Banyubiru. Acara meriah diikuti 4.000 peserta dari madrasah, pesantren, dan masyarakat lintas profesi. Momentum ini meneguhkan komitmen kebersamaan serta kerukunan umat beragama di Kabupaten Semarang.

Portrait of author
Fauzan Sulthoni Januari 11, 2026 • 3 min read

Banyubiru – 10/01/2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang sukses menyelenggarakan Jalan Sehat Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80. Kegiatan ini berlangsung meriah di Lapangan Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, dengan diikuti sekitar 4.000 peserta dari berbagai unsur di bawah naungan Kemenag, mulai dari pegawai, guru, siswa madrasah, santri pesantren, hingga masyarakat umum.

Kehadiran Tokoh Penting

Acara ini semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kemenag Kabupaten Semarang, serta jajaran pejabat struktural Kemenag Kab. Semarang. Kehadiran mereka tidak hanya menambah wibawa acara, tetapi juga menjadi simbol dukungan nyata terhadap upaya mempererat tali persaudaraan lintas profesi dan lembaga. Para tokoh tersebut menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Banyubiru yang mampu menghadirkan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Rangkaian Acara

Kegiatan dimulai sejak pagi pukul 07.00 WIB dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional. Senam ini menjadi pemanasan sekaligus ajang kebersamaan sebelum peserta menempuh rute jalan sehat. Setelah itu, panggung utama menampilkan seni tari prajuritan khas Banyubiru yang dibawakan oleh siswa madrasah ibtidaiyah, serta tari kombinasi modern-tradisional yang menggambarkan semangat kerukunan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, jalan sehat resmi dimulai. Rute yang ditempuh sepanjang ±2,5 km meliputi:

  • Start dari Lapangan Desa Banyubiru
  • Melewati Dusun Cerbonan
  • Dilanjutkan ke Dusun Demaan
  • Melintasi SMPN 1 Banyubiru
  • Finish kembali di Lapangan Desa Banyubiru

Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam, dengan suasana penuh canda tawa, semangat kebersamaan, dan interaksi hangat antar peserta.

Doorprize dan Antusiasme Peserta

Untuk menambah semangat, panitia menyediakan doorprize menarik. Sepanjang rute, peserta melewati pos pembagian kupon yang kemudian diundi di akhir acara. Hadiah yang disediakan antara lain kulkas, televisi, sepeda gunung, sepeda listrik, mesin cuci, serta berbagai hadiah hiburan lainnya. Semua hadiah berasal dari dukungan para donatur dan muhsinin yang turut berkontribusi demi suksesnya acara.

Sorak-sorai peserta terdengar riuh saat nomor kupon diumumkan. Banyak keluarga yang berharap bisa membawa pulang hadiah utama, namun lebih dari itu, kebahagiaan terbesar adalah kebersamaan yang tercipta sepanjang acara.

Partisipasi Madrasah dan Pesantren

Sebagai tuan rumah, Kecamatan Banyubiru melibatkan seluruh siswa-siswi madrasah dari berbagai jenjang. Penampilan seni prajuritan oleh siswa MI se-Kecamatan Banyubiru menjadi daya tarik tersendiri, memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang tetap dilestarikan.

Selain itu, Pondok Pesantren Taruna Paren juga ikut berpartisipasi dengan menghadirkan 36 santri beserta guru. Kehadiran mereka menambah kemeriahan sekaligus memperkuat pesan kerukunan antar lembaga pendidikan. Dua keluarga dari Pesantren Taruna Paren bahkan berhasil membawa pulang hadiah doorprize berupa helm dan kipas angin.

Harapan dan Makna

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Semarang berharap kerukunan umat beragama semakin terintegrasi, sinergi kedamaian antarumat semakin terjaga, dan komitmen kebersamaan dapat terus diperkuat. Jalan sehat ini bukan hanya olahraga bersama, tetapi juga simbol komitmen Kemenag dalam mempererat persaudaraan dan tanggung jawab moral seluruh pegawai serta masyarakat.

Lebih dari sekadar peringatan HAB, kegiatan ini menjadi momentum refleksi bahwa kerukunan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga harmoni, saling menghargai, dan bekerja sama demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejahtera. Safah

Your email address will not be published.