logo PP Taruna Paren

Pondok Pesantren Taruna

Nurus Sholeh Paren

Sosialisasi KUA Banyubiru tentang Bimbingan Konseling di Pondok Pesantren Taruna Paren

Paren, 5 Februari 2026 – Pondok Pesantren Taruna Paren mendapat kesempatan mengikuti sosialisasi Bimbingan Konseling yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Banyubiru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama yang dilaksanakan di sejumlah sekolah di Banyubiru, khususnya yang berada di bawah naungan Kemenag. Acara berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB dengan menghadirkan dua pemateri utama, […]

Portrait of author
Fauzan Sulthoni Februari 9, 2026 • 2 min read
Suasana saat sosialisasi Kemenag tentang Bimbingan & Konseling
Suasana saat sosialisasi Kemenag tentang Bimbingan & Konseling

Paren, 5 Februari 2026 – Pondok Pesantren Taruna Paren mendapat kesempatan mengikuti sosialisasi Bimbingan Konseling yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Banyubiru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama yang dilaksanakan di sejumlah sekolah di Banyubiru, khususnya yang berada di bawah naungan Kemenag.

Acara berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB dengan menghadirkan dua pemateri utama, yakni Bapak Ihsanuddin dan Bapak Arif Rohman.

Apa itu Bimbingan Konseling?

Bimbingan Konseling (BK) adalah layanan bantuan yang diberikan kepada individu melalui proses interaksi, dengan tujuan membantu mereka memahami diri, mengatasi masalah pribadi, sosial, belajar, maupun karier, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

Antusiasme Santri

Para santri menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Salah satunya, Siti (kelas 12), menyampaikan bahwa materi BK sangat berguna bagi generasi muda. Materi sosialisasi berfokus pada pengenalan perbuatan menyimpang dan cara mencegahnya, terutama bagi anak muda yang masih rentan dalam pengambilan keputusan.

Suasana saat sosialisasi Kemenag tentang Bimbingan & Konseling 2
Suasana saat sosialisasi Kemenag tentang Bimbingan & Konseling 2

Menurut Siti, meskipun kehidupan di pondok pesantren sudah terawasi, bekal pengetahuan ini tetap penting agar santri mampu menyikapi keadaan dengan bijak ketika suatu saat berada di luar pondok.

Materi Sosialisasi

Dalam pemaparan, staf KUA menjelaskan sejumlah perilaku menyimpang yang sering terjadi di kalangan pelajar, di antaranya: pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika/obat terlarang, balapan liar, tawuran, menonton video tidak mendidik, dsb.

Selain itu, pemateri juga mencontohkan kasus nyata seorang santri yang menghadapi masalah pribadi dan hampir mengambil jalan pintas yang merugikan. Dengan bimbingan kiai, santri tersebut diarahkan untuk mengamalkan amalan yang menenangkan hati sehingga mampu mengambil keputusan lebih logis dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Harapan Santri

Para santri berharap kegiatan serupa dapat diadakan kembali. Hasil wawancara menunjukkan bahwa setelah sosialisasi, mereka lebih terbuka untuk dibimbing dan diarahkan, sehingga keputusan yang diambil lebih matang dan terarah.

Kegiatan ini juga menambah wawasan bagi santri yang baru mengenal dunia BK, sekaligus memperdalam pemahaman bagi mereka yang sudah mengetahui dasar-dasarnya.

Penutup

Masa muda seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Namun, tanpa bimbingan yang tepat, hal ini sulit tercapai di tengah derasnya arus liberalisme dan pengaruh global. Sosialisasi Bimbingan Konseling di Pondok Pesantren Taruna Paren menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar.

Your email address will not be published.