logo PP Taruna Paren

Pondok Pesantren Taruna

Nurus Sholeh Paren

Pondok Pesantren Taruna Paren Gelar Penyegaran Santri di Awal Tahun 2026

Pondok Pesantren Taruna Paren menggelar penyegaran santri di awal tahun 2026 dengan upacara pembukaan. Kegiatan berlangsung dua hari penuh, mencakup ibadah, kurikulum, kedisiplinan, hingga outbond di Kali Pandang. Momentum ini menegaskan komitmen pesantren membina santri secara akademik, spiritual, dan karakter dengan semangat baru.

Portrait of author
Fauzan Sulthoni Januari 5, 2026 • 3 min read
Suasana upacara pembukaan semester 2 tahun ajaran 2025-2026
Suasana upacara pembukaan semester 2 tahun ajaran 2025-2026

Paren – 5/01/2026. Awal tahun 2026 menandai dimulainya semester kedua tahun ajaran 2025/2026. Pondok Pesantren Taruna Paren mengawali semester ini dengan mengadakan upacara pembukaan penyegaran santri setelah libur panjang semester pertama. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat belajar para santri, sekaligus memperbaharui niat agar tidak salah arah dalam menuntut ilmu.

Upacara pembukaan dilaksanakan di halaman masjid Darul Huda Paren dengan penuh khidmat. Para santri diingatkan untuk melupakan masa liburan sebelumnya dan kembali fokus pada rutinitas belajar. Pimpinan pesantren menekankan bahwa awal tahun baru harus menjadi semangat baru, baik bagi santri maupun guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan di lingkungan pondok.

Penyematan tanda santri kembali aktif untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di semester 2

Walaupun santri menikmati masa libur, kegiatan di pesantren sejatinya tidak pernah berhenti. Para guru tetap memiliki tanggung jawab dalam menyusun perencanaan kurikulum semester kedua, menjaga kebersihan dan keamanan pondok melalui piket, serta mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi. Hal ini bertujuan agar guru semakin kompeten dalam mendampingi santri, sehingga tercipta sinergi antara pengembangan potensi guru dan santri.

Penyegaran santri berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 5–6 Januari 2026, dengan rangkaian kegiatan yang padat dan terstruktur.

  • Hari pertama (Senin, 5 Januari 2026): Dimulai sejak dini hari dengan sholat tahajud, sholat subuh berjamaah, dan ngaji bersama di Masjid Al-Hikmah. Setelah itu santri melakukan pembersihan lingkungan dan sarapan bersama. Pukul 07.00 dilaksanakan apel pembukaan oleh Abah Nur Sholeh, dilanjutkan dengan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan materi kurikulum oleh Waka Kurikulum. Siang hari diisi dengan istirahat, sholat, dan tidur siang. Sore hingga malam, santri mengikuti materi kerapian dan kebersihan, olahraga bersama, sholat berjamaah, hingga materi kepondokan oleh H. Fauzan. Hari pertama ditutup dengan kegiatan takror, kesempatan menonton TV, dan istirahat malam.
  • Hari kedua (Selasa, 6 Januari 2026): Kegiatan dimulai dengan sholat tahajud, subuh berjamaah, dan apel pagi. Santri kemudian mengikuti kegiatan outbond di Kali Pandang, yang bertujuan melatih kerjasama, kepemimpinan, dan ketahanan fisik. Setelah ISHOMA, dilaksanakan upacara penutupan di lokasi outbond. Sore hari santri kembali ke asrama untuk beristirahat, melakukan pembersihan, serta mengikuti apel dan makan malam bersama. Malam harinya diisi dengan kegiatan nonton bareng (nobar) sebagai sarana rekreasi, sebelum akhirnya beristirahat. Keesokan paginya, santri melaksanakan sholat subuh dan ziarah ke makam sebagai penutup rangkaian penyegaran.

Penyegaran santri bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana untuk menata kembali kedisiplinan, kebersihan, dan semangat belajar. Dengan jadwal yang terstruktur, santri dilatih untuk mengatur waktu, menjaga kesehatan, serta memperkuat spiritualitas melalui ibadah berjamaah.

Bagi guru, kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkuat kapasitas dan peran mereka sebagai pembimbing. Sinergi antara guru dan santri diharapkan mampu menciptakan lingkungan pesantren yang kondusif, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Dengan adanya kegiatan penyegaran ini, Pondok Pesantren Taruna Paren menegaskan komitmennya untuk terus mendidik santri secara utuh, baik dari sisi akademik, spiritual, maupun karakter. Awal tahun baru menjadi momentum untuk memperbaharui niat, memperkuat tekad, dan menumbuhkan semangat baru dalam menuntut ilmu. Safah

Your email address will not be published.